#14 of 16 | prev product Prev - Next next product
printer email

product arrow KASEPUHAN LELAKU JAWI

KASEPUHAN LELAKU JAWI
Price Rp 350.000

Sudah menjadi suatu kebiasaan bagi masyarakat Nusantara khususnya orang jawa saat memiliki suatu keinginan besar, maupun cita cita luhur agar di kabulkan oleh Tuhan biasanya mereka akan melakukan suatu tirakat sebagai bentuk laku prihatin. Ada “unen-unen” jawa yang artinya : jangan banyak tertawa nanti kamu akan menangis, jangan banyak makan nanti kamu akan lapar. Maksudnya adalah jika dimasa sekarang kita habiskan untuk kesenangan duniawi saja maka di suatu hari kelak kita akan menangis/sengsara karena tiada menuai hasil apapun, sebaliknya jika saat ini kita menahan diri dari gejolak duniawi maka di suatu hari kelak kita akan memanen hasil manisnya.

Ibarat bersabar dengan buah yang masih belum matang, kalua tetap di paksa untuk di petik sekarang maka akan terasa asam saat di makan, sebaliknya jika sabar menunggu hingga beberapa waktu lamanya maka akan manis saat di makan.

Petuah petuah inilah yang senantiasa di turunkan kepada anak cucu sehingga dengan tata cara lelaku prihatin ini di maksudkan agar cita cita atau keinginan luhur anak cucu bisa benar benar terkabul.

Pada panduan keilmuan ini saya akan mengajarkan Lelaku Mlaku, yakni laku prihatin sambil berjalan kaki, dimulai dari rumah sendiri dan berakhir kembali kerumah. Saya rasa tirakat ini sangatlah mudah dan bisa di lakukan oleh siapapun selain itu juga bisa menyehatkan tubuh. Namun secara manfaat Metafisika akan sangat luar biasa. Tirakat Mlaku ini tidak hanya sekedar berjalan saja melainkan ada mantra dan tata caranya agar lelaku tersebut di ijabah oleh Tuhan.

Yang kedua saya ajarkan Lelaku Melekan, yakni tidak tidur semalam suntuk. Saya rasa ini sering kali kita lakukan namun jika tidak tidur tanpa di ilmuni maka tidak akan ada manfaat apapun. Lelaku melekan ini bagi para pengamal ilmu metafisika, kasepuhan maupun spiritual akan sangat meningkatkan kekuatannya secara drastis, bathin lebih peka, dan biasanya akan mendapatkan anugrah kewaskitaan karena bathinnya terasah dan awas terhadap sasmitha gaib. Selain itu tirakat ini juga dapat menjadikan terijabahnya suatu keinginan Luhur oleh Tuhan.